National Tea Standart "Teh Lestari" - Draft 05 - English Version
Report
Standart Teh Lestari Kebun - Draft 05 + Penjelasan
Report
TEH LESTARI merupakan sebuah skema sertifikasi national yang menetapkan persyaratan-persyaratan menyangkut praktik-praktik budidaya dan pengolahan teh yang bertanggung jawab dan memperhatikan aspek-aspek keberlanjutan, terutama di tingkat petani teh rakyat. Kelompok tani yang telah memenuhi persyaratan-persyaratan dalam standar sertifikasi ini berdasarkan pemeriksaan oleh pihak ketiga berhak menggunakan logo TEH LESTARI pada produknya.
NRG's Pamphlet
Newsletter
The NRGs are an informal assembly of key national tea industry stakeholders committed to working together for enhancing the accountability and credibility of different national and international CSR standards applicable in the tea sector at the production end. The NRGs offers its participants the opportunity to collectively better understand and articulate the CSR standards and act as a national contact point to the standard setting bodies with regard to guidance,interpretation,monitoring and support in implementation of certification programmes.
Newsletter November - Desember
Newsletter
Tema Mengenai Keberlanjutan Sektor Teh
Dalam Era globalisasi, perdagangan komoditas akan menghadapi persaingan yang semakin ketat. Penerapan praktik pertanian yang berkelanjutan merupakan alternative untuk memproduksi komoditas pertanian yang bermutu tinggi, terjamin, aman, efisien, berwawasan lingkungan dan dapat dirunut kembali (traceable) asal usul dan proses yang dilalui sebelum diperdagangkan dan digunakan.
Konsep pertanian yang berkelanjutan terus berkembang, diperkaya dan dipertajam dengan kajian pemikiran, model, metode, dan teori berbagai disiplin ilmu sehingga menjadi suatu kajian ilmu terapan yang diabadikan bagi kemaslahatan umat manusia untuk generasi sekarang dan mendatang. Pertanian berkelanjutan dengan pendekatan sistem dan besifat holistik mempertautkan berbagai aspek disiplin ilmu yang sudah mapan antara lain agronomi, ekologi, ekonomi, sosial, dan budaya.
Sistem pertanian berkelanjutan juga mempunyai tujuan untuk memberikan ajakan moral untuk berbuat kebaikan dengan mempertimbangkan 3 kondisi: Kesadaran Lingkungan, bernilai ekonomis, berwatak sosial atau kemasyarakatan. Prespektif pertanian berkelanjutan telah tersosialisasi secara global sebagai arah ideal pembangunan pertanian. Bahkan kini tidak lagi sekedar wacana melainkan sudah menjadi gerakan global yang tidak dapat dihindari lagi.
Newsletter September - Oktober
Newsletter
Tema Mengenai Praktek Pertanian yang Baik
Memperbaiki Ketahanan Pangan, Kesejahteraan dan pendapatan Petani, Permintaan terhadap pangan yang sehat, Konservasi dan proteksi Sumber Daya Alam. Dewasa ini semakin sering terdengar dan bahkan menjadi tantangan bagi industri pertanian. Karena tidak perlu disangkal bahwa ada juga upaya peningkatan produksi hasil pertanian dilakukan dengan penggunaan berbagai bahan kimia dan mengeksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran, dan masih saja ditemukan beberapa kasus kandungan residu bahan kimia pada berbagai produk pertanian yang membahayakan kesehatan manusia, selain itu konsumen dewasa ini semakin kritis terhadap isu kesehatan dan isu lingkungan. Sehingga perlu perubahan paradigma pembangunan pertanian yang memperhatikan aspek: People – Profit – Planet.
Alhasil Praktek Pertanian yang baik (Good Agricultural Practices/GAP) menjadi solusi alternatif untuk kondisi saat ini. GAP sendiri adalah serangkaian kegiatan budidaya yang dilaksanakan secara berurutan dan saling terkait dalam satu kesatuan komprehensif berlandaskan filosofi kemanfaatan ekonomi, sosial dan lingkungan. Harapannya sektor pertanian dapat menjamin tercapai ketahanan pangan, baik saat ini maupun di masa depan.
Good Agriculture Practices (GAPs) merupakan gabungan beberapa prinsip-prinsip yang dilaksanakan (program) untuk pengelolaan pertanian (on farm) dan pengolahan hasil pertanian (off farm) sehingga menghasilkan produk makanan yang aman dan sehat dengan mempertimbangkan aspek-aspek ekonomi, sosial dan pelestarian lingkungan. Awalnya fokus program ini adalah untuk mengurangi resiko kontaminasi mikroba berbahaya dan pestisida/bahan kimia. Dalam perkembangannya juga di arahkan kepada kelestarian lingkungan.
Newsletter Juli - Agustus
Newsletter
Tema Mengenai Sistem Kendali Internal
Tanggapan pertama yang muncul dari para produsen atas prinsip-prinsip sertifikasi cukup bervariasi, ada yang mendukung dan ada pula yang pesimis serta menolak. Bagi mereka pemenuhan kriteria tersebut berarti penambahan biaya produksi. Namun demikian lambat laun situasi ini berubah dan mau tidak mau produsen harus mengadopsi sertifikasi karena merupakan bagian dari tuntutan pasar. Selain itu, sertifikasi juga memberikan beberapa manfaat bagi produsen yaitu meningkatkan/memperbaiki image public, peningkatkan kapasitas produsen dalam mengelola kebun untuk mencapai keberlanjutan, meningkatkan kapasitas produk di dalam pemasaran serta meningkatkan akses pasar.
Seiring dengan penguatan kelompok petani, badan-badan sertifikasi memberikan respon dengan membangun system sertifikasi bagi kelompok petani. Melalui mekanisme kelompok, para petani memiliki kekuatan bersama untuk mencapai sertifikasi dan melakukan proses perbaikan serta pemenuhan kriteria keberlanjutan, sitem tersebut seperti halnya Sistem Kendali Internal (SKI) atau Internal Control System (ICS), yang dapat membantu kelompok petani untuk berhasil mengadopsi sertifikasi-sertifikasi untuk keberlanjutan beberapa produk komoditi yang mereka miliki.
Sistem Kendali Internal merupakan sistem manajemen kualitas yang menjamin pemenuhan semua anggota kelompok pada standar yang diwajibkan oleh sertifikasi dengan mengambil alih beberapa tanggung jawab produsen individual dan mengontrol semua produsen agar dapat memenuhi aturan atau standar untuk sertifikasi berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan secara internal.
Berita & Artikel
Informasi Berita & Artikel terbaru- Farmers hope new tea certification can up...
- Indonesia Punya Kebun Teh Rakyat Bersertifikat...
- Semua kebun teh rakyat ditargetkan dapat...
- Berubah fungsi, 3.000 hektare lahan teh...
Publikasi Terbaru
Publikasi-publikasi terbaru kami- National Tea Standart "Teh Lestari" - Draft...
- Standart Teh Lestari Kebun - Draft 05 +...
- NRG's Pamphlet
- Newsletter November - Desember